Blogger Perempuan
Ulfa Khairina | Find The Oliversity Through Your Chapter
Ulfa Khairina | Find The Oliversity Through Your Chapter

Birth of a Beauty: Operasi Plastik Untuk Balas Dendam Pada Suami

 Setuju nggak, sih, kalau drakor itu jarang banget ngebahas soal efek samping operasi plastik? Setidaknya, untuk saya yang jarang nonton drakor sejenis, saya menemukan satu fakta dari drakor Birth of Beauty  yang tayang pada tahun 2014. Ya, sudah lama banget. Namun nilai moral yang coba disampaikan masih relate sampai sekarang.

Saya nggak tahu bagaimana dipertemukan dengan drakor ini. Kalau drakor-drakor lainnya dimulai dengan cuplikan yang muncul di Tik Tok, untuk Birth of Beauty saya sungguh kelupaan. Etapi, drakor ini berhasil mengocok isi perut selain bikin mewek dan emosi level maksimal dengan alurnya.

birth of beauty
Birth of Beauty (2014)
[Photo: mydramalist/bithofbeauty]

Pengkhianatan Suami Sang Geum Ran

Sang Geum Ran, Perempuan obesitas yang cinta banget sama suaminya. Dia rela melakukan apa saja untuk sang suami tanpa nego. Pada dasarnya dia orang kaya yang terjebak menjadi ibu rumah tangga normal. Belanja naik bus, menyiapkan kebutuhan suami, dan menunggu suami pulang dengan penuh cinta. Kelihatannya dia memang seperti emak-emak biasa yang bau bawang, tapi asetnya banyak. Dia juga pintar. Sialnya dia punya suami red flag. Dalam Birth of Beauty, itu jelas banget digambarkan.

Lee Kang Jun (suaminya) punya selingkuhan yang cantik banget. Dianya juga ganteng, sih. Karirnya juga bagus banget. Namun ada campur tangan istrinya di sini. Nah, saking nggak tahu dirinya si Lee Kang Jun ini, dia juga santai saja membawa Gyo Chae Won ke rumahnya dan berzina di sana.

Sang Geum Ran melihatnya dan dia sangat patah hati. Berulangkali maaf, tapi berulang lagi dan lagi. Tujuan Sang Geum Ran memberi maaf karena dia cinta mati, tapi tujuan Lee Kang Jun minta maaf karena ada harta yang belum perganti nama.

Setelah niat Lee Jang Jun dirasa tidak mudah untuk dicapai, sedangkan Gyo Chae Won terus mendesak untuk dinikahi, akhirnya Lee Kang Jun gelap mata. Dia membunuh Sang Geum Ran dengan cara menabrak mobil istrinya sampai jatuh ke laut.

Ternyata dia nggak mati. Dia malah melihat hal yang lebih menyakitkan di hari kematiannya. Karena patah hati, dia pergi ke rumah seorang dokter bedah plastik yang terkenal. Dia minta beberapa bagian tubuhnya direvisi. Kebetulan sang dokter tidak ada, tapi disambut oleh abang si dokter.

review birth of beauty
Sang Heum Ran mengintip suaminya berselingkuh dari dalam lemari
[Photo: mydramalist/birthofbeauty]

Han Tae Hee juga sedang patah hati karena kekasihnya juga kabur dengan orang lain. Dia lantas berpikir keras untuk membuat Sang Geum Ran berubah cantik. Han Tae Hee yang mendesain, dan adiknya yang melakukan bedah plastik. Tidak disangka, hasilnya bukan saja membuat desainernya ngggak percaya, Sang Geum Ran juga terpana pada dirinya sendiri.

Dia bertekad untuk kembali ke rumah keluarganya demi mengambil kembali suaminya dengan wajah barunya, tapi pikirannya berubah setelah berdiskusi dengan Han Tae Hee. Apalagi selama ini diketahui dia sudah meninggal, Sang Geum Ran harus kembali dengan cara berbeda. Dia mengubah nama menjadi Sa Ra.

Menggoda Suami dengan Wajah Baru

Cara pertama yang ditempuh oleh Sang Geum Ran adalah bekerja sama dengan Han Tae Hee. Dia memberi ide untuk Sang Geum Ran, dan ibu rumah tangga ini menjalankannya. Mereka menempuh berbagai cara, dari mulai berkenalan dengan Lee Kang Jun sampai masuk ke dunia hiburan yang digeluti oleh suaminya.

Di sana Sang Geum Ran melihat bagaimana Lee Kang Jun dan Gyo Chae Yeon nggak tahu malu. Mereka seperti tidak menutupi lagi hubungan mereka. Namanya juga mata keranjang dan lelaki tak tahu diri, begitu melihat cewek cantik di depan mata dia juga tergoda. Lee Kang Jun tergoda dengan Sa Ra dan berusaha mendekati Sang Geum Ran dengan maksud menjadikan Sa Ra sebagai miliknya.

Han Tae Hee tentunya saja semakin kesal. Dia nggak mau maha karya yang dia ciptakan pada diri Sang Geum Ran tergores oleh si brengsek Lee Kang Jun. Akhirnya mereka  menciptakan skenario baru untuk membuat Lee Kang Jun semakin mendekat, tapi tidak untuk didapatkan kembali oleh Sang Geum Ran. Perasaannya sudah berubah, dia justru ingin balas dendam.

Lee Kang Jun semakin tidak bisa tidur memikirkan kecantikan Sa Ra. Dia terus mencari cara untuk mendapatkan Sa Ra, termasuk dengan mencoba masuk ke dalam rumah kontrakan Sa Ra yang tidak jauh dari rumah mereka dulu. Sementara Sa Ra disewakan rumah di sekitar itu oleh Han Tae Hee demi melancarkan misi balas dendam sang istri dan maha karya ciptaannya.

Pewaris Patah Hati

Awalnya Han Tae Hee memang effort banget membantu Sa Ra balikan dengan Lee Kang Jun sekaligus balas dendam. Lama kelamaan dia tidak rela jika sesuatu yang buruk terjadi pada Sa Ra. Dia juga mulai memfasilitasi hidup Sa Ra dengan uangnya.

Kok bisa? Bukannya Han Tae Hee kelihatan gembel banget, ya? Nah, inilah rahasia terbesar Han Tae Hee. Ternyata dia adalah pewaris sebuah perusahaan besar yang kekayaannya nggak akan habis sampai beberapa keturunan. Saking kayanya dia, hobinya saja mendesain kecantikan manusia dan mewujudkannya pada Sang Geum Ran.

sinopsis birth of beauty
Sa Ra sering mengulang kembali video lamanya untuk mengingat penderitaan di masa lalu.
[Photo: mydramalist/birthofbeauty]

Biaya operasional balas dendam Sang Geum Ran juga tinggi, tapi dia bisa membiayai dan menciptakan suasana ril pada situasi yang mereka hadapi. Meskipun Sang Geum Ran kaya, tapi asetnya kan masih di tangan Lee Kang Jun. aset Sang Geum Ran juga bakal habis.

Usut punya usut, kegembelan Han Tae Hee juga karena dia patah hati pada kekasihnya yang pergi dengan lelaki lain. Itulah kenapa dia tampak lebih ngegembel dan tidak punya arah hidup.

Dari Balas Dendam Berbalas Jatuh Hati

Jika ada yang tanya apakah ada manusia yang jatuh cinta pada karyanya sendiri? Ada, si Han Tae Hee contohnya. Setelah berminggu-minggu mengagumi banner Sa Ra, akhirnya dia klepek-klepek pada Sa Ra. Dia melindungi Sa Ra bukan lagi karena dia harus menjaga maha karya yang dia ciptakan, tapi karena bentuk peduli.

Sang Geum Ran pun demikian. Dia mulai mencintai dirinya dan Han Tae Hee bukan karena fisiknya yang lebih cantik. Dia mencintai Han Tae Hee karena lelaki itu lebih peduli. Han Tae Hee jauh dari kata lelaki brengsek yang dia kenal melalui Lee Kang Jun.

Mereka saling peduli, saling melindungi, dan bekerja sama untuk membalas orang-orang yang menyakitinya. Fokusnya lebih banyak pada Lee Kang Jun, sih.

Keduanya juga sempat terjadi kesalahpahaman seperti pada umumnya konflik cerita romance. Seperti biasanya, kita bisa menebak ending cerita ini bagaimana.

Efek Samping Operasi Plastik

Di awal cerita kita dibuka dengan Sang Geum Ran alias Sa Ra yang dikagumi oleh banyak lelaki karena kecantikannya. Dia juga dikejar oleh lelaki bergaya preman dan dibuat pingsan. Sekejap kita dibuat salah paham pada Han Tae Hee. Ternyata Sang Geum Ran mengalami efek samping dari operasi plastik gila-gilaan yang dia alami.

Sang Geum Ran melakukan sedot lemak, membentuk tubuh menjadi Perempuan cantik dan langsing. Itu bukan tidak ada efeknya. Efeknya bisa parah sekali. Sang Geum Ran bisa berhalusinasi parah dan lama-lama bisa membuatnya lebih gila. Begitu penjelasan Han Tae Hee pada Sang Geum Ran.

Di momen lain, saat identitas Sa Ra mulai terbongkar pada sahabatnya. Sang Geum Ran juga memperingatkan sahabatnya untuk tidak mengambil jalan pintas seperti dirinya. Dia menunjukkan obat-obatan yang harus dia konsumsi seumur hidup karena operasi plastik besar-besaran itu.

review drakor komedi
Sang Geum Ran yang selalu menangis saat dirinya masih gendut.
[Photo: mydramalist/birthofbeauty]

Secara tidak langsung, Yoon Young Me, penulis naskah Birth of Beauty ingin menunjukkan pada penonton bahwa tidak ada yang instan tanpa efek samping tinggi. Meski dikenal sebagai negara dengan tingkat operasi plastik tertinggi di dunia, Korea Selatan masih menunjukkan resiko dari mengubah bentuk asli menjadi kepalsuan ini.

Pesan Sakral Birth of Beauty

Menurut saya ada satu pesan sakral dalam drakor Birth of Beauty. Bukan sekedar pesan soal bahaya operasi plastik atau pengakuan Korea Selatan terhadap kemampuan ini. Ada satu pesan yang memuat soal nilai perasaan.

Pertama, jika kita tidak diterima karena fisik yang tidak menarik, carilah orang yang bisa menerima kita bukan karena fisik. Kita juga bisa diterima karena kelebihan lainnya. Seperti Sa Ra yang jago memasak dan membersihkan rumah. Dia juga jago bela diri dan hatinya baik. Itu yang membuat Han Tae Hee jatuh hati pada Sang Geum Ran. Jika dia mencintai Sa Ra, dia sudah jatuh cinta sejak operasi plastiknya berhasil.

Kedua, nggak perlu memperjuangkan seseorang yang sudah lama mencampakkan kita. Hidup terlalu worth it untuk menangisi kegagalan yang terjadi sebelah pihak. Cinta itu ada yang memberi dan menerima, kalau cuma sebelah saja, itu bukan cinta. Apalagi kalau ada embel-embel harta seperti yang dilakukan oleh Lee Kang Jun terhadap Sang Geum Ran. Nggak adil banget, kan, ya?

Ketiga, jika kita tidak merasa cantik, temukan sisi lain dari kita yang orang tidak punya. Persis seperti Sang Geum Ran yang punya kebaikan hati dan skill yang orang lain tidak punya. Itu yang nggak dimiliki oleh Gyo Chae Yeon dan sempat dibandingkan oleh mertua Sang Geum Ran.

Nah, setelah menonton drakor ini sebanyak 21 episode, saya merekomendasikan Birth of Beauty untuk seluruh pecinta drakor balas dendam dan komedi. Birth of Beauty berhasil membuat kita ngakak dengan tingkah konyol Han Ye Seul, Ha Jae Sook, dan Joo Sang Wook. Kita juga dibuat sebal dengan aksi Jung Gyu Woon dan Wang Ji Hye.

Di mydramalist, rating untuk Birth of Beauty mencapai 7.4 stars. Menurut sebagaian referensi, angka di atas tujuh di mydramalist itu adalah angka rekomendasi sebuah drama yang bagus. Angka tujuh ke atas itu sudah bagus, lho.

Tertarik untuk nonton drakor ini? Saya rekomendasi untuk para emak yang sering merasa lelah dengan urusan domestik dulu, deh. Lumayan euy, untuk hiburan.

10 komentar

  1. Drakor lawas namun ceritanya masih relate dengan kehidupan sekarang, apalagi Korea Selatan sangat dikenal dengan operasi plastik di berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan.

    Banyak lesson learned dari cerita Birth of beauty ini, ya salah satunya adalah selektif dalam memilih pasangan. Jangan sampai memilih atau dipilih karena fisik semata, karena kalau fisik berubah, maka hilanglah cintanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Pak. Malah kalau tampang hasil oplas begitu habis cantiknya, langsung kena tendang.

      Hapus
  2. Dulu aku pernah nonton cerita yang alurnya mirip-mirip gini, tetapi film bukan drama. Namun, perihal efek samping sepertinya tidak dibahas. Ternyata operasi plastik besar-besaran bisa membuat halusinasi, ya. Suka banget poin-poin insight yang Kak Ulfa sebutkan, terutama yang carilah tempat di mana kita diterima.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya aku pernah nonton yang Kak Monica pernah tonton itu. AKu lupa judulnya apa, tapi bagus banget, deh.

      Hapus
  3. Aku tertarik pengen nonton. Lebih-lebih ceritanya memang sering terjadi di masyarakat. Meskipun di kita jarang ada orang biasa yang ops kayak Sa ra hehe..ini menarik banget lho. Tapi 21episode oh no. Aku kayaknya cukup puas baca dari sini aja yaa. Udah dapat gambarannya haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Bisa buat kecanduan dan meninggalkan pekerjaan juga kan, ya. Terima kasih jika seluruh tuilisan ini sudah memenuhi ekspektasi Kakak.

      Hapus
  4. Wiiih ceritanya menarik bangeet ini. Kisah balas dendam istri pada suaminya...seru keknya ceritanha...saya harus nonton ini siiih

    BalasHapus
  5. Cukup panjang juga ya sampai 21 episode, tapi saya suka ceritanya nih, apalagi ada pesan efek samping operasi plastik yang selama ini tidak diketahui masyarakat

    BalasHapus